Wednesday, August 3, 2022

TERKAIT ISU KENAIKAN HARGA PUPUK DAN GARAM-GARAM MINERAL YANG MENGHARUSKAN PARA PETANI HIDROPONIK HARUS BERINOVASI SALAH SATUNYA DENGAN APLIKASI MIKROBIOLOGI

Aplikasi mikrobiologi pada budidaya hidroponik. Menanggapi isu suplai pupuk impor seperti garam garam mineral yang kadang ada kadang tidak ada sama sekali.


Bacillus sp, Pseudomonas sp, Azotobacter sp, Rizhobium sp sangat membantu dalam kembang tumbuh tanaman budidaya.


NOTE: AB Mix tetap pakai tapi bisa menghemat sampai 60-70% penggunaan AB Mix hehehehe..





Wednesday, May 5, 2021

Riset Asparagus Dulu Sebelum Aplikasi Lahan Luas



Waaddaaaww.. Ternyata untuk konsisten menulis diblog sendiri saja membutuhkan perjuangan yang amat berat guys.. Karena masalah utamanya adalah banyak alasan dan malas. Hehehehe aduuhh mohon maaf aja nich guys. Secara di part ini nulis juga sambil di WC sekalian bertapa dan mood sedang bagus.. (Alaahhh banyak alesan kata si abah geri teh wkwkw).

Ok Guys.. Jadi di blog sebelumnya saya sudah memperlihatkan lahan konvensional yang akan di tanami asparagus. Nah.. Sebelum kita garap beneran lahannya alangkah baiknya kita harus melewati step by step ilmu tentang ASPARAGUS. Kalo aaya tipe orang yang sebelum scale up ke yang lebih gede biasanya selalu dimulai dengan membaca referensi dan literatur serta melakukan tahapan RnD atau Research & Development "bener gak sich nulisna".

Ditahap pengamatan ini saya sangat antusias karena ditahap ini adalah mood lagi bagus-bagusnya (maklum kadang saya orangna moodie an) wkwkwkw.. Gak mensia-siakan waktu saya langsung aja beli di online beberapa bibit alar dan benih asparagus dan coba membandingkannya dari sisi kualitas, efesiensi, biaya, dll. Untuk review detail Sahabat Sukaponic bisa berkunjung ke Channel Youtube Sukaponic Agricultural Innovations, linknya dibawah ini👇

REVIEW PERTUMBUHAN ASPARAGUS

Ok Sahabat Sukaponic mohon maaf banget jika setoran tulisan blog every day nya kurang konsisten mudah-mudahan bisa dimaklumi bagi saya yang newbie dalam membuat blog yang mudah-mudahan bisa bermanfaat. 


Keep.. MOVE, GROW, and SHARE.. 

Maju Terus Pertanian Indonesia.. 

Sunday, May 2, 2021

Mulai Belajar Bertani Di Lahan Tanah (Open Field)

Rencana jangka pendek kali ini berkeinginan membuat kebun atau semacam lahan garapan untuk belajar bercocok tanam dilahan konvensioanl (tanah). Sudah terbesit sebulan yang lalu sebelum ada keinginan bercocok tanam dilahan tanah itu tapi dengan segala keterbatasan maka gak muluk-muluk juga saya berharap mendapatkan lahan yang bisa disewakan. Syukur-syukur ada rekan atau teman yang mau saya pinjem tanahnya buat dijadikan media percobaan saya belajar bertani wkwkwk.. :)

Daaann.. Alhamdulilah seperti mendapatkan jalan kemudahan dari Alloh SWT keluarga mertua ingin berkunjung kesalah satu lahan atau tanah yang sudah lama tidak dikunjungi sambil ngabeberang bahasa sundanya hehehe kita kesana lah dengan penuh antusias. Dan saya begitu senang nya melihat lahan yang begitu subur dan dekat dengan sumber air sangat cocok baget bagi newbie kaya saya ini yang ingin belajar bertani konvesional. seperti ini penampakannya.


Seperti medapatkan durian runtuh langsung aja saya meminta izin kepada keluarga untuk mengurus lahan yang tidak terlalu terurus ini. Sebetulnya sudah ada yang megurus warga sekitar tapi dalam pengelolaan dan laporan progres lahan yang dipakainya tidak sedeteail yang diharapkan. Mudah-mudahan dilahan ini saya bisa belajar bertani yang sesungguhnya, walaaahh eeamaang kemarin bertani hidroponik gak sungguh-sungguh ya serius juga hidroponik tapi konteks media dan challengenya tentu berbeda dengan bertani di lahan tanah.

Beberapa spot lahan masih ditanami oleh warga yang mengurus beberapa bagian lahan belum digarap. Rencananya lahan ini akan saya tanami dengan lahan asparagus dan melon, tetapi akan saya integrasi kan dengan tanaman berjarak umur pendek dan dikolaborasikan dengan perikanan dan peternakan. Mohon Doa dan Supportnya ya mann temannnn..


Keep.. MOVE, GROW, and SHARE..

Maju Terus Pertanian Indonesia..

Saturday, May 1, 2021

GENERASI MILENIAL KENAPA BANYAK YANG GAK MAU JADI PETANI YACH?

Well.. Sejauh ini saya udah berkeliling dan berbaur dalam berbagai circle pergaulan apapun itu habit dan komunitasnya. Alih-alih menemukan banyak teman yang satu visi misi terkait PERTANIAN eh.. kebanyakan hanya berujung pada mindset cuan alias duit dan duit lagi.. Ya memang itupun gak masalah sebetulnya malah sangat bersyukur wawasan saya terkait bisnispun mejadi kaya dan luas. Efeknya ya, jadi ikutan seneng bisnis sana-sini juga hehehe.. Ok guys, balik lagi ketopik utama. Jadi gini saya tuh sering tanya kepada banyak orang, KENAPA SIH MILENIAL ITU GAK TERTARIK MEJADI PETANI? Nah pertanyaan itu sering kali saya tanyakan tapi jawabannya hampir-hampir sama sich, yakni profesi ini adalah salah satu profesi kuno, acap kali identik dengan kemiskinan, kumuh, tidak menjamin masa depan, dan tidak profitable.

Padahal jika ditekuni bidang pertanian itu merupakan salah satu bidang ekonomi penunjang untuk negara loh.. Andai saja dominasi milenial yang ada di Indonesia ini mau bertani dan istiqomah dalam memajukan pertanian kita tidak akan lagi mendengar kata apa-apa impor, beras impor, gula impor, buah-buahan impor, dannnnn masiih banyak lagi yang serba impor..wkwkw.. asal jangan cewe abg uzbekistan aja yang diimpor bisa-bisa ras melayu kita jadi rasa kopi susu hahaha,,waduhh jadi ngomogin perdagangan manusia gini yach.. skip skip ah..

Ok Guys, perkenalkan Nama Saya Fariz Nugraha a.k.a MISUTABIN sebagai petani yang katanya milenial hehe.. baru kepala 3 koq santuy.. Orang lebih mengenal saya karena mungkin katanya saya ekspertis di bidang pertanian HIDROPONIK. Yups saya hobi main hidroponik itu sudah kurang lebih 8 tahun dannnn udah gak keitung mungkin kalo harus dibuatkan jurnal pembukuan budget yang dikeluarkan wkwkwk.. Tapi ya itulah namaya hobi kadang uang udah keluar berapapun hasrat akan keinginan memiliki wkwkwkw.. harus dilaksanakan.  Ada yang hobi sama juga gak ayo kita bercocok tanam gak pake tanah.

Jadi saya tergugah kembali untuk nulis blog setelah seorang sahabat yakni Abah Geri mewartakan di FB nya bahwa akan membuat sebuah perkumpulan di grup WA untuk istiqomah dalam menulis blog, wah.. saya langsug tertarik sekali mendengar kabar itu, jadilah mau gak mau harus setor tulisan setiap harinya wkwkwkw.. hatur nuhun baaahhhh...sudah saling mengingatkan. Walah... jauh dari topik yach.. malah jadi kenalan gini wkwkw, gpp yach guys.. namaya juga newbie masih harus wajib banyak belajar..mohon bimbingannya yach guys..

Kembali lagi ya guys ke pertanyaan yang tadi, Nah mugkin ini semua harus didorong atas kesadaran sendiri ya. Padahal melihat peluang dan potensi didepan mata seharusnya MILENIAL bisa lebih maju dan berkembang dibidang pertanian. Sayapun dengan segala keterbatasan Alhamdulillah Alloh SWT memberikan ilmu berupa cabang ilmu pertanian hidroponik yang awalnya dari hobi bisa menjadi profesi yang memberikan masa depan serta mencetak profit yang berkah melimpah..

MUNGKIN ya dari pertanyaan yang selalu menghantui dipikiranku, yaelah kaya lirik lagu aja wkwkw..saya bisa ringkas dan rangkum inti sarinya (versi pendapatku) untuk jawabannya:

1. Bertani harus keren

2. Bertani harus profitable

3. Bertani harus bisa bermanfaat

4. Bertani harus BAROKAH (paling penting)

Hahahaha.. ini list jawaban dariku loh yachh.. mungkin man temaann yang mau ikut mengemukakan pendapatnya silahkan isi dikolom komentar sembari kita bisa saling follow daaann paling penting menjalin silaturahmi anntar sesama blogger. SALAM KENAL SEMUA..


Keep.. MOVE, GROW, and SHARE..

Maju Terus Pertanian Indonesia


Sukaponic Agricultural Innovations




Sunday, April 11, 2021

HIDROPONIK PALING SEDERHANA DAN MUDAH DITERAPKAN OLEH PEMULA "HIDROPONIK WICK SISTEM"

Bagi sebagian orang untuk memulai hidroponik itu sangatlah membingungkan. Bagaimana tidak dengan segala kemudahan akses media informasi seperti sekarang ini kita diberikan berbagian rujukan atau referensi yang sangat banyak. Akan tetapi di satu sisi itu adalah merupakan keuntungan besar bagi kita yang ingin memulai hidroponik.

Teknik yang biasa pertama kali digunakan yakni HIDROPONIK WICK SISTEM atau biasa dikenal dengan hidroponik sistem sumbu. Teknik Hidroponik ini merupakan sistem yang paling sederhana minim budget dan tidak terlalu banyak bahan dan alat yang digunakan. Pada dasarnya teknik hidroponik mengandalkan sumbu sebagai media aliran air nutrisi yang diberikan tanaman, karena sumbu akan tetap basah setelah kontek dengan air nutrisi. Setelah itu diterapkan maka petumbuhan akar akan mengikuti media yang basah untuk menyerap air dan nutrisi.







Keep.. MOVE, GROW, and SHARE..
Maju Terus Pertanian Indonesia..

Wednesday, March 17, 2021

Perkembangan Hidroponik Di Indonesia

Blog ini pada awalnya Saya buat untuk berbagi pengalaman saja dalam pertanian khususnya hidroponik. Tapi setelah dipikir-pikir baiklah saya akan berbagi sebisa saya dalam pengalaman hidroponik yang sudah dijalani. OK Sahabat Sukaponic, jadi dalam blog yang Saya buat dengan judul SUKAPONIC JOURNAL ini di tulis berdasarkan pengalaman dan praktik.Jadi untuk dijadikan referensi formal sangat tidak disarankan karena kemungkinan kedepannya akan banyak kekeliruan dan tidak relevan. Akan tetapi kalo Sahabat bisa memilih mana yang baik dan tidak, silahkan keputusan ada di pilihan kalian masing-masing. Jadi langsung saja pada topik utamanya.

Perkembangan budidaya tanaman dengan menggunakan hidroponik di Indonesia pada tahun 1980 metode hidroponik ini mulai masuk ke Indonesia, dan pada saat itu cara tanam diperkenalkan pada masyarakat luas oleh Alm. Bob Sadino. Ia mempopulerkan teknik hidroponik di Indonesia yang saat itu juga sering menjadi narasumber / pakar dalam bidang agribisnis. Awalnya cara penanaman unik ini hanya dilakukan sebagai hobi atau kecintaan seseorang pada tanaman, yang ingin mencoba menanam tanaman tidak menggunakan tanah. Bahkan banyak orang yang menggunakan tanaman ini sebagai tanaman hias di rumah, dan menjadi salah satu dekorasi di ruangan yang unik dan menarik.

Namun, dulu lain sekarang sekarang hidroponik sudah bukan hobi semata, tetapi sudah menjadi cara budidaya tanaman yang komersial. Perkembangan menanam tanaman dengan menggunakan media air ini terus berkembang dari waktu ke waktu. Dengan semakin sempitnya lahan tanam di perkotaan, yang membuat banyak orang tidak dapat menambahkan menanam tanaman sesuka hati. Apalagi penanaman tanaman hidroponik ini bisa dilakukan di mana saja, dan memiliki banyak media yang dapat dimanfaatkan untuk hasil tanam yang baik.

Khususnya untuk orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan dengan lahan yang sempit, teknik menanam yang satu ini sangat membantu. Budidaya tanaman dengan hidroponik bahkan bisa dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di apartemen atau di rumah sekalipun. Segalanya menjadi mudah dengan teknik penanaman hidroponik ini, sehingga cara tanam hidroponik ini menjadi pilihan alternatif yang tepat bagi masyarakat perkotaan atau masyarakat modern.


Keep.. MOVE, GROW, and SHARE..

Maju Terus Pertanian Indonesia..

Sunday, March 14, 2021

Tiga Faktor Penting Dalam Budidaya Menggunakan Sistem Hidroponik

Ketika kita mau memulai berhidroponik pertanyaan pertama yang spontan diungkapkan adalah:

1. Pak saya ada lahan tidak besar didekat rumah, rencananya mau dipakai untuk hidroponik.

2. Pak saya tertarik berhidroponik tapi saya tidak mempunyai lahan yang luas.

3. Pak kalo saya sudah berhidroponik, kemana saya harus menjual hasil panennya?

Ok, Sahabat Sukaponic mungkin itu adalah beberapa pertanyaan dari sekian banyak yang sudah saya temukan setiap kali bertemu teman-teman diluar sana yang tertarik memulai atau bahkan sudah menjalankan budidaya secara hidroponik.

Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai teknis dan nilai ekonomis bisnis dalam budidaya hidroponik. Alangkah lebih bijaknya kita harusnya belajar mengenai dasar-dasar budidaya tanaman secara hidroponik. Sebagaian besar orang akan langsung tergiur dengan keuntungan dari kabar orang lain atau sumber informasi yang dikemas seakan-akan bisnis hidroponik mudah serta sangat menguntungkan. Yaaa.. boleh Aku simpulkan pernyataan seperti itu ada benarnya dan cenderung banyak melesetnya, laahhh koq bisa Kang? Iya soalnya mereka yang ingin instan dalam meraup untung di bisnis Hidroponik biasanya tidak memikirkan hal-hal yang sepele tapi krusial dalam budidaya hidroponik.

Ok Sahabat kita bahas bagian penting dalam budidaya tanaman hidroponik (dasar)

Faktor-faktor yang penting dalam berbudiaya tanaman menggunakan sistem hidroponik diantaranya adalah:

1. Ketersediaan air yang cukup

2. Paparan sinar matahari yang cukup

3. Suplai unsur hara makro-mikro esensial yang cukup untuk tanaman

Ketiga faktor tersebut merupakan kunci dari sekian banyak faktor untuk keberhasilan dalam budidaya tanaman hidroponik. Oleh karenanya jika dikaitkan dengan banyak pertanyaan yang ada Aku sering jawab langsung kepada rekan sahabat menanyakan akan perihal kondisi tempatnya apakah ada sumber air, listrik dan paparan sinar matahari. Karena sebelum berbicara jauh mengenai hal ekonomis dan keuntungan Aku sering tekankan untuk mempelajari hal-hal yang mendasar dahulu sebelum ke step berikutnya.


Ok Kita bahas satu persatu, poin pertama adanya ketersediaan air yang cukup. Ya..Memang yang namanya becocok tanam, bertani, berbudiaya apalagi berkaitan dengan hidroponik sudah mutlak harus berkaitan dengan air. Air adalah elemen penting dalam menunjang keberhasilan panen yang bagus dalam hidroponik. Sumber air yang baik harus diupayakan betul oleh pembudidaya. Karena hal ini tidak bisa ditolerir lagi. Sebagai contoh sumber air yang baik adalah:

- Air Sumur

-Air Hujan

-Air PAM

-Air Tetesan AC

-Air Sungai

-Dll

Jadi yang paling direkomendasikan adalah Air Hujan, Air Tetesan AC, Air Sumur, Air PAM (kalo tidak ada sumber air lagi).


Untuk poin yang kedua adalah paparan sinar matahari yang cukup (intensitas cahaya). Karena budidaya tanaman hidroponik adalah tanaman yang memiliki zat hijau daun atau klorofil, sudah mutlak adanya cahaya dipergunakan untuk melakukan fotosintesis dalam menghasilkan seyawa pati/gula untuk energi tanaman itu bertumbuh dan berkembang (metabolisme, anabolisme, katabolisme).


Dan yang ketiga adalah ketersediaan unsur hara makro-mikro esensial. Selain kedua faktor penting diatas unsur hara adalah merupakan faktor penentu dalam keberhasilan budidaya hidroponik. Unsur hara sebetulnya dialam terbuka sudah tersedia begitu melimpah, akan tetapi karena hidroponik tidak melibatkan tanah sebagai media tanam maka ketersediaanya harus dibantu oleh campur tangan manusia, diantaranya pemberian nutrisi dan pupuk. Ada dua kategori unsur hara yang dibutuhkan tanaman yakni, Unsur Hara Makro dan Unsur Hara Mikro. Untuk rinican unsur hara makro diantaranya adalah

-Nitrogen (N)

-Posfor (P)

-Kalium (K)

-Kalsium (Ca)

-Magnesium (Mg)

-Sulfur/Belerang (S)


Untuk rincian unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman diantaranya adalah:

-Besi (Fe)

-Tembaga (Cu)

-Mangan (Mn)

-Seng/Zinc (Zn)

-Boron (B)

-Molibdenum (Mo)


Nah, jadi itu Sahabat yang harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum kita mau melanjutkan kegiatan hidroponik ke step selanjutnya. Intinya ketika kita mempelajari dasar-dasar hidroponik, Insha Alloh pasti bisa menguasai hal-hal yang lain berkenaan dengan budidaya hidroponik.


Keep..

MOVE, GROW, and SHARE..

Maju Terus Pertanian Indonesia

Thursday, March 11, 2021

Nostalgia Dengan Akuponik Di Sebuah Forum Grup Belajar

 



Hari ini tiba-tiba dikagetkan oleh komentar seorang teman di sebuah forum yang menjadikan postingan pada tahun 2014 ter UP kembali bahasa netizen menyebutya. Yup..postingan lawas tersebut mengingatkan Aku pada kegiatan riset dan pengembangan Sistem Budidaya Akuaponik (Ikan dan Tanaman dalam satu ekosistem).




Tanaman yang ditanam dalam sistem akuponik merupakan tanaman organik tanpa penambahan pupuk kimia. Namun proses pematangan air oleh bakteri pengurangan nitrogennya sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. 


Akan tetapi proses yang lama dalam penguraian amoniak oleh bakteri mikroba membuahkan hasil dengan melimpahnya nutrisi untuk tanaman yang dibudidayakan didalam sistem akuaponik.


Berbagai macam jenis tanaman seperti basil, pakcoy, seledri, bayam merah cukup subur tumbuh pada media growbed akuponik.

Wow TVRI Ngeliput Di Kebun Sukaponic, Seneng Banget!!!

Pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2021 kebun Sukaponic kedatangan tim dari TVRI untuk liputan pada program Wisata Desa. Setelah minggu lalu dari tim manajemennya sudah komunikasi terlebih dahulu ke Sukaponic bahwa akan ada liputan yang dilakukan oleh timnya.

Sekitar pukul 11.30 WIB tim TVRI tiba di tempat Sukaponic dan langsung melakukan briefing singkat lalu melakukan take video. 


FOTO DOKUMENTASI ADA DI INSTAGRAM SUKAPONIC


Untuk durasi shooting yang dilakukan oleh tim TVRI sekitar 30 menit, untuk link tayangan resmi dari TVRI kami menunggu kabar dari tim manajemennya. Jadi Sahabat tunggua aja ya kabarnya yach..


Keep..

MOVE, GROW, and SHARE..

Maju Terus Pertanian Indonesia..

Monday, March 8, 2021

Jalan-jalan Ke AgroEduWisata Terbesar Di Sukabumi "PUSPA AGROFARM"

Wah, katanya di Sukabumi ada spot atau tempat AGROEDUWISATA terbesar ya.. Yup bener banget lokasinya berada di Desa Cisarua Kab. Sukabumi nama kebunnya adalah PUSPA AGROFARM,.

Untuk lebih lengkapnya sahabat bisa langsung saksikan di kanal YouTube Sukaponic Agricultural Innovations👇


Keep..

MOVE, GROW, and SHARE..

MAJU TERUS PERTANIAN INDONESIA..

Sunday, March 7, 2021

Berkujung Ke Gunung Keramat Cisolok, Palabuhan Ratu Melihat Kebun Alpukat Terluas Di Sukabumi

Weekend pertama dibulan Maret 2021 Aku bersama teman-teman dari Komunitas Agribisnis Sukabumi berkunjung ke kebun salah satu anggota Agribisnis Sukabumi yakni Pak Dede Richman yang berlokasi di Gunung Keramat Cisolok, Sukabumi.

Kami berangkat dari kotamdya selepas magrib, dan tiba malam hari di kota Palabuhan Ratu. Sebelum melanjutkan perjalanann seperti biasa kita singgah dulu di tempat makan favorit geksor. Setelah makan malam selesai kita bermalam di kediaman Pak Dede di Gunung Keramat. 

keesokan harinya kami langsung berkeliling kekebun yang dikelola oleh Pak Dede Richman. Untuk lebih lanjutnya silahkan Sahabat saksikan videonya di kanal YouTube Sukaponic Agricultural Innovations dibawah ini👇


KEBUN ALPUKAT MIKI TERLUAS DI SUKABUMI


Keep..

MOVE, GROW, and SHARE..

MAJU TERUS PERTANIAN INDONESIA

Friday, March 5, 2021

Berkunjung Ke Kebun Melon Hidroponik "PALEDANG AGRICULTURE"

Pagi hari menuju siang di hari Jumat yang sangat cerah Aku sudah ada janji menemui seorang Sahabat. Yaapp Kang Ginanjar namanya, beliau adalah seorang petani milenial yang sedang tekun dan rajin-rajinnya dalam berbudidaya melon hidroponik, khusunya melon hidroponik eksklusif di kp.Paledang Sukabumi. 

Aku cukup salut dengan keputusan dia memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan mengambil profesi sebagai petani. Dann...yang semakin kagum adalah keputusan dia langsung memilih komoditi yang paling susah yakni budidaya melon eksklusif Sahabat..WOW AMAZING.. Aku sich awalnya gak percaya tapi setelah beberapa kali kunjungan kekebunnya dan berkesempatan menginterview beliau NAH.. Aku mulai diyakinkan dengan keputusan beliau dalam membudidayakan melon eksklusif dikebunnya. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak di Channel YouTube Sukaponic Agricultural Innovations 👇


VIDEO INTERVIEW DI PALEDANG AGRICULTURE


Keep..


MOVE, GROW, and SHARE..


MAJU TERUS PERTANIAN INDONESIA

Thursday, March 4, 2021

Wow.. Tahun 2021 Mulai Menulis Lagi Di Blog Tentang Hidroponik, Urban Farming, dll.

Serius nich.. Masih semangat nulis? Hehehe.. Yang pada akhirnya memang urusan kebutuhan dapur itu gak bisa lagi ditoleransi Sahabat Sukaponic. Wah Aku udah lama juga gak menyapa kalian di blog yang sudah lama aku gak urus, sedih sekalee 😭

Ok, Gak usah berlama-lama yach sedihnya, ngapain juga lah ngeluh dizaman serba susah seperti sekarang ini ditambah pandemi covid-19 yang sedang terjadi ini membuat kita harus berikhitar lebih giat, rajin, tekun, dan juga kreatif serta inovatif. Begitupun Aku yang udah lama mengurus bisnis Sukaponic dimasa pandemi ini sangat mengalami penurunan baik dari sisi income maupun produktifitas kinerja.

Sahabat Sukaponic perlu tau juga Aku sampai serius Nge-Youtube untuk mendaptakan tambahan penghasilan diluar bisnis budidaya hidroponik loh...Duch emang nyeselnya sekarang sich kenapa gak dari dulu nge blog dan nge youtube itu di tekuni dan rajin posting blog atau video..ASLINYA NYESEL BANGETSSS 😡 kan bisa jadi tabungan ketika lagi cekak-cekaknya pendapatan seperti sekarang ini. Jadi mohon keikhlasannya Sahabat Sukaponic yang berkunjung ke blog Sukaponic Journal jangan lupa SUBSCRIBE ya Channel YouTube Sukaponic Agricultural Innovations di bawah ini linknya👇

CHANNEL YOUTUBE SUKAPONIC AGRICULTURAL INNOVATIONS

Semoga saja pandemi corona atau covid-19 ini segera berakhir. Aamiin Ya Rabb

Keep..

MOVE, GROW, and SHARE

Maju Terus Pertanian Indonesia

Tuesday, July 24, 2018

Menimbang Berat Buah Melon Part 2

Tak terasa waktu panen hampir tiba sahabat.. waktunya berbahagia bagi para urban farmer seperti saya ini karena rasa lelah dan capek bisa terbayarkan oleh hasil bercocok tanam sampai berbuah seperti tanaman melon yang saya tanam saat ini. Kita langsung saja sahabat melihat buah melon hidroponik.

Usia tanaman melon saat ini menginjak 68 HSS berat buah yang terbesar dikisaran 1700 gr

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil sahabat dari bercocok tanam melon hidroponik ini. Yang pertama pada fase vegetatif kita dituntut untuk bisa menjaga tanaman dari berbagai serangan hama penyakit diantaranya golongan hama ada aphids, trips, oteng-oteng, ulat grayak, dan lalat buah, dari golongan fungi ada cendawan embun tepung, embun palsu. Sementara virus ada fusarium, gemini, dll. Pada fase generatif kita dituntut agar bisa menjaga kebutuhan unsur hara makro dan mikro tanaman melon dengan pemberian pupuk dan air yang cukup.

Poin penting yang lain didalam memelihara buah melon diusahakan kita fokus kepada beberapa buah saja. Misal jika tanaman bagua dan sehat bisa kita buahkan lebih dari satu, tetapi jika tanaman kurang sehat kita bisa pelihara satu buah saja. Ini yang terjadi pada saat saya memelihara dua buah dalam satu batang tanamanan melon berat nya jauh lebih ringan dibanding yang di buahkan satu. Itu karena proses penyimpanan pati atau hasil dari fotosintesia menyebar ke buah yang banyak.

Perbandingan berat buah melon jika di buahkan dua duah dalam satu tanaman.

Terimakasih sahabat sudah berkenan mengunjungi blog ini. Jangan lupa bisa bantu di add juga blog nya dan jika sahabat ada yang mau ditanyakan silahakan tinggalkan komentar di postingan ini. 


MOVE, GROW, SHARE

Sukaponic Agricultural Innovation

Saturday, July 14, 2018

Menimbang Berat Buah Melon Hidroponik Part 1

Tidak terasa sudah hampir mau dua bulan aja saya menanam melon hidroponik untuk yang pertama kalinya. Senang dan bahagia ketika melihat tanaman melon dengan bobot buahnya yang semakin berat seakan setiap tetes keringat, setiap detik yang terlewati, pemikiran yang tercurah pada si melon ini terbayarkan sudah. Rata-rata bobot buah dikisaran 700gr-1200gr sahabat diusia nya yang menginjak 58 HSS. Sedangkan masa panennya diperkirakan antara 75-90 HSS. Mau tau sahabat bagaimana perkembangan melon-melonku.. berikut foto yang langsung saya ambil dari kebun diatas rumah alias rooftop garden.

Sejauh ini yang paling berat dikisaran 1,2Kg

Rata-rata berat buah diangka 700-900gr

Sudah mulai menampakan jaringan net

Makin kesini intensitas penyiraman dan pemberian pupuk diperbesar karena ketika pembentukan buah tanaman membutuhkan lebih banyak nutrisi dan energi

Ok sahabat seperti itu perkembangan melon hidroponik saya, mohon doanya ya mudah-mudahan bisa finish sampe panen buahnya bagus dan rasanya manis. Amiiin... Tips nanem melon ala sukaponic. Jangan putus asa karena nanem melon itu susah buangett.. haha.. 

MOVE, GROW, SHARE

Sukaponic Agricultural Innovation

Wednesday, July 11, 2018

Menanam Melon Hidroponik Di Rumah

Alangkah bahagianya perasaan kita sebagai hobis yang dengan susah payah menanam dan merawat tanaman sampai berhasil dan menghasilkan manfaatnya. Oia sahabat saat ini saya dirumah yang berlokasi di Jl.Siliwangi Gang Madrasah Ibtidaiyah Cibatu RT.13/RW.3 desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi sedang menanam melon, mau tau kebunnya.. mari sahabat saya ajak sedikit melihat foto dokumentasi kebun melon hidroponik saya.

Awalnya sebesar bola kasti buah melonnya

Di branding dulu ah buah nya hehee..

Dirawat sepenuh hati

Anakku yang kedua lagi sidak melihat melon udah segede apa hehe.. sabar ya dik..

Anakku yang pertama sangat senang memegang buah melon apalagi icip-icip rasanya, udah gak sabar..

Melon Sakata Glamour F1

Melon Bintang Asia Jumbo F1

Ok sahabat.. berikut cuplikan foto dokumentasi sebagian yang bisa di share.. awal pas menanam saya dokumentasikan di Facebook dengan akun Fariz Nugraha, atau sahabat bisa mengunjungi Fan Page Sukaponic dan Hidroponik Sukabumi di Facebook. Semoga terinspirasi sahabat.. Keep Spirit..

MOVE, GROW, SHARE

Sukaponic Agricultural Innovation

Monday, July 9, 2018

Cara Pemberian Nutrisi Pada Tanaman Mint Hidroponik

Sama halnya dengan tubuh manusia tanaman juga membutuhkan makanan dan minuman 4 sehat 5 sempurna loh sahabat.. jadi gak hanya disiram dengan air saja bisa-bisa kaya kejadian gizi buruk di beberapa daerah di Indonesia hehe.. ya analogi sederhananya seperti itu. Jadi kalo di tubuh manusia membutuhkan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dll.. ya ditanaman pun seperti itu sahabat.

Ok kita bahas secara singkat saja agar mudah dimengerti ya.. pertama tanaman membutuhkan sinar matahari itu wajib ya, kedua tanaman juga membutuhkan air ya kalo dimakanan kita ini seperti nasi nya karena porsinya yang lebih besar dari lauk pauk lainnya. (Ah elo aja kale rewog kata pembaca) hahaa.. eh serius bener air itu wajib juga. Nah ketiga tanaman membutuhkan unsur hara atau kita biasa dengar namanya pupuk.

Pupuk, nutrisi, fertilizer sama itu-itu juga cuman beda bahasa saja. Jadi tanaman itu membutuhkan unsur hara berupa makro (besar) dan unsur hara mikro (kecil). Makro berarti kebutuhan tanaman akan unsur haranya itu besar sebaliknya kalo mikro kebutuhannya sedikit atau kecil.

Unsur hara makro diantaranya Nitrogen (N), Posforus (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur atau belerang (S). Sedangkan unsur hara mikro diantaranya Besi (Fe), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo). Nah sahabat jadi unsur hara makro mikro yang dibutuhkan tanaman diantaranya seperti eh tapi sahabat ada yang terlewat disini oia ada 3 unsur hara yang terlewat yakni Karbon (C), Oksigen (O) dan Hidrogen (H) unsur hara ini gak perlu kita tambahkan lagi karena sudah tersedia di alam berupa gas oksigen,  karbon dioksida dan air tentunya H2O.

Seperti biasa kita langsung praktek ya sahabat. Pertama kita siapkan alat dan bahan untuk melakukan pemupukan tanaman mint yang dipostingan sebelumnya saya tanam.


  1. Siapkan nutrisi AB Mix (khusus hidroponik) yang sudah cair. Biasanya ditoko pertanian online kita bisa dapat nutrisi AB Mix kalo sahabat gak mau ribet bisa juga pesan di sukaponic hehe.. promo lagi.. gpp ya.. sahabat.
  2. Siapkan alat ukur TDS Meter untuk mengukur kepekatan larutan satuannya ppm dan siapkan juga pH meter untuk mengukur derajat keasamaan larutan nutrisi satuannya pH
  3. Jangan lupa sediakan juga gelas takar, suntikan 5ml tapi kalo gak ada bisa diganti dengan tutup bekas obat yang ada ukurannya.
Persiapan pemberian nutrisi untuk tanaman

  • Langkah pertama siapkan air biasa satu liter boleh bersumber dari sumur atau PDAM. Setelah itu campurkan nutrisi A dan nutrisi B kedalam air yang sudah disiapkan lalu aduk sampai merata
Proses mencapur nutrisi AB Mix dengan air

  • Langkah kedua kita ukur dengan menggunakan TDS meter dan pH meter untuk mengetahui angka ppm dan pH nya karena kalo tidak diukur sahabat tanaman bisa mengalami dua kemungkinan yakni kekurangan unsur hara (defisiensi) atau kelebihan unsur hara (toksisitas). Idealnya tanaman mint yang saya tanam bisa tumbuh subur dikisaran 500ppm-1000ppm dan untuk pH nya dikisaran 6-7.
Pengecekan ppm menggunakan TDS meter angka menunjukan 134x10 jadi 1340 ppm terlalu pekat untuk tanaman mint jadi kita harus menambahkan air satu liter lagi agar didapat angka yang aman untuk diberikan ke tanaman.

Pengecekan derajat keasaman menggunakan pH meter angka menunjukan aman untuk diaplikasikan ke tanaman 

  • Langkah ketiga berikan pada tanaman yang sudah siap pada media pembesaran. Sahabat harus memperhitungkan volume wadah bak penampung air nutrisi jika wadah ukuran nya 7 liter maka kita kalikan pemberian nutrisinya. Rumusan baku pemberian nutrisi yaitu nutrisi A 5ml : nutrisi B 5ml : 1 liter air biasa.


Yang kiri umur tanaman >7 hari yang kana umur tanaman >30 hari

Nah.. seperti itu sahabat simpel kan, jadi berhidroponik tak perlu capek-capek atau kotor-kotoran apalagi yang punya kegiatan super sibuk kita masih bisa berkebun dirumah dengan metode hidroponik sederhana ala sukaponic. Semoga bermanfaat informasinya ya sahabat.. jangan lupa tinggalkan komentar dan add blog kita ya.. sampai bertemu di blog selanjutnya.. akan sedikit lama ya sahabat karena saya mau nyari dulu bahan tulisan yang baru agar mudah di mengerti oleh pembaca..

MOVE, GROW, SHARE

Sukaponic Agricultural Innovation

Sunday, July 8, 2018

Bertanam Mint Hidroponik

Siapa yang gak kenal daun mint! Ya.. daun mint sangat familiar dikalangan kita khususnya bagi pecinta kuliner, daun mint biasanya ditemui dalam setiap sajian makanan atau minuman. Hmmm wanginya.. ketika terpaan angin atau sentuhan tangan mengenai tanaman ini akan membuat kita rileks dan merasa nyaman. Oia sahabat ternyata wangi ini berasal dari senyawa sejenis minyak astiri dengan kandungan menthol pantas saja wanginya sangat familiar ya sahabat.

Ok kita langsung saja praktek ya bagaimana cara menanam mint ala sukaponic. Pertama kita harus menyiapakan alat dan bahan ketika akan menanam mint yaitu:
  1. Tanaman mint yang sudah tua dimedia tanah
  2. Media tanam rockwool
  3. Gunting dan gergaji besi
  4. Starterkit hidroponik sederhana (terdiri dari bak wadah, tutup impraboard, dan netpot)
Setelah alat dan bahan siap kita masuk ke tahap yang kedua yakni proses menanam mint ala sukaponic, seperti ini sahabat caranya:


  • Siapkan tanaman mint yang sudah tua yang akan kita jadikan bahan perbanyakan mint, kita lakukan perbanyak melalui teknik stek batangnya, karena kalo dari benih akan lama sahabat menunggu pertumbuhannya keburu tua dijalan hahaha :D 
Contoh tanaman mint yang sudah tua



  • Setelah tanaman indukan siap kita potong dengan menggunakan gunting batang yang sudah tua, ciri-cirinya bisa dilihat dari batang yang berwarna ungu kemerahan. Potong seukuran kurang lebih 7-10cm
Contoh batang yang sudah siap di stek

  • Potongan mint yang sudah siap dipindahkan kemedia tanam rockwool yang dipotong seukuran kubus 3x3cm sebelumnya harus dibasahi dulu ya sahabat rockwoolnya agar batang yang menancap lebih mudah. Tips ala sukaponic batang yang dipotong usahakan ujungnya diperuncing agar lebih mudah menancap.


Pemindahan batang mint ke media rockwool

  • Satu kubus rockwool ukuran 3x3cm ditanami 4 stek batang mint, diamkan ditempat yang teduh selama 3-4 hari. Setelah itu pertumbuhan tanaman mint akan terlihat sehat apabila sudah bisa dilihat akarnya sahabat seperti ini
Akar sudah mulai terlihat keluar

Ketika akar tanaman dirasa cukup banyak pindahkan tanaman mint kemedia pembesaran, untuk pemula atau hobis saya sarankan memakai media pembesaran dengan sistem pasif seperti ala sukaponic terapkan. Starterkit ini bisa dicari di marketplace online yang sudah banyak bertebaran di dunia maya hehe.. tapi kalo ada yang mau pesan ke sukaponic juga boleh koq.. satu set starterkit dibandrol dengan harga Rp.56,000/set terdiri dari satu bak plastik ukuran 7 liter, satu tutup impraboard 8 lubang, dan 8 buah netpot diameter 5cm. Walah... Koq jadi promosi ya hehe, ok sahabat kembali lagi jadi setelah menunggu sekitar satu bulan pertumbuhan tanaman pada media pembesaran sudah bisa menunjukan hasilnya. Kalo sudah begini kan berkebun itu mengasyikan sahabat.. Setuju?

Usia tanaman mint >30 hari

Kita juga bisa melihat penampakan akar yang bersih dan sehat

Nah.. jadi seperti itu sahabat cara menanam mint ala sukaponic. Blog selanjutnya mungkin kita akan membahas bagaimana cara pemberian pupuknya, perlakuan ketika ada hama, dan masih banyak lagi. Jangan lupa ya sahabat tinggalkan komentarnya lalu add blog yang baru seumuran bayi ini hehe.. Semoga bermanfaat. 

MOVE, GROW, SHARE

Sukaponic Agricultural Innovation


Hidroponik Sederhana

Berkebun dirumah sungguh sangat menyenangkan karena kegiatan ini sangat banyak manfaatnya terutama untuk mengembalikan mood kita ketika tidak bagus dan juga bisa menjadi sarana berolahraga loh sahabat, bagaimana tidak ketika kita melakukan aktivitas berkebun tubuh kita mengeluarkan banyak keringat sehingga badan kita menjadi sehat segar bugar hehe..

Tapi jangan salah terkadang aktivitas ini sangat sulit dilakukan apalagi kalo kita gak punya lahan pekarangan atau tempat yang cocok untuk berkebun. Eitss.. gak usah khawatir sahabat karena dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi kita bisa bercocok tanam dimanapun dan kapanpun kita mau salah satunya dengan menggunakan sistem hidroponik. 

 Ini contoh tanaman mint hidroponik

Awalnya tanaman ini ditaman dimedia tanah, tapi karena keterbatasan sumber daya tanah disekitar rumah maka saya memutuskan untuk ditanam secara hidroponik. Alhamdulilah.. pertumbuhannya cukup baik, oia sahabat.. mint yang saya tanam ini merupakan generasi yang kesekian kalinya.. hmmm sampe lupa hehe karena sudah beberapa kali saya perbanyak melalui teknik stek, ok di postingan berikutnya saya akan membahas bagaimana cara memperbanyak daun mint dangan teknik stek ala sukaponic..

Ok sahabat saya sudahi dulu ya postingan blog saya yang pertama ini mudah-mudahan bisa menginspirasi sahabat..

MOVE.. GROW.. SHARE..

Sukaponic Agricultural Innovation

TERKAIT ISU KENAIKAN HARGA PUPUK DAN GARAM-GARAM MINERAL YANG MENGHARUSKAN PARA PETANI HIDROPONIK HARUS BERINOVASI SALAH SATUNYA DENGAN APLIKASI MIKROBIOLOGI

Aplikasi mikrobiologi pada budidaya hidroponik. Menanggapi isu suplai pupuk impor seperti garam garam mineral yang kadang ada kadang tidak a...